Selamat Datang di Wisata Alam Armaya!

Selamat datang ke objek wisata alam paling asri di Sumatra Utara.

Anda suka memelihara kuda? Di Armaya tempatnya...

Bagi Anda yang senang memelihara kuda, Alam Wisata Armaya menyediakan fasilitas pemeliharaan kuda. Anda tinggal menentukan jenis kuda yang Anda inginkan. Tersedia perawat kuda dan kandang kuda untuk tempat tinggal kuda Anda.

Prewedding photo session: Jadikan Armaya saksi cinta Anda...

Mereka mengabadikan momen itu dengan berbagai konsep dengan setting dan plot yang beragam. Dan sedikit yang memilih alam sebagai tempat sesi pemotretan, seperti di Alam Wisata Armaya.

Weekend Family Vacation: Bawa serta keluarga Anda menikmati pesona Armaya...

Akhir pekan adalah hari yang tepat untuk rekreasi setelah berkutat dengan kesibukan dalam sepekan. Meski demikian, bagi sebagian orang tak banyak waktu yang bisa dipergunakan untuk bepergian jauh karena diburu dengan pekerjaan. Jadi, saatnya merencanakan liburan bersama keluarga ke Alam Wisata Armaya.

Yuk, arisan di Armaya...!

Bagi Anda ibu-ibu yang bergabung dalam komunitas arisan, Armaya sangat pas untuk lokasi acara Anda. Kami menjamin suasana yang nyaman, asri dengan menu-menu istimewa.

Showing posts with label Wisata Sumut. Show all posts
Showing posts with label Wisata Sumut. Show all posts

Kunjungan Wisatawan dari Malaysia Masih Tertinggi ke Sumut

Malaysia masih memberikan kontribusi terbesar sebanyak 55,52 persen atau 126.827 orang dari total kunjungan wisman Sumut yang mencapai 228.425 orang per November 2013.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Ateng Hartono di Medan, awal Januari lalu.

Dijelaskannya, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumut hingga November 2013 naik 5,47 persen menjadi 228.425 orang dengan jumlah terbanyak dari Malaysia.

Dia mengakui, masih bertumbuhnya jumlah wisman karena kunjungan turis dari beberapa negara mengalami kenaikan ditengah menurunnya kedatangan dari negara tertentu termasuk asal Malaysia.

Kenaikan kunjungan wisatawan antara lain berasal dari Amerika Serikat, Thailand, China dan Singapura.

“Lonjakan kunjungan terbesar dari Thailand (47,75 persen), China (37,70 persen) dan Singapura 34,03 persen.Meskipun secara jumlah, turis asal ketiga negara itu masih jauh di bawah angka kedatangan wisatawan Malaysia,”katanya.

Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita ) Sumut, Solahuddin Nasution menyebutkan, meski naik tetapi tetap saja kunjungan itu masih di bawah maksimal.

Tahun 1990-an, jumlah wisman sudah hampir mencapai 500 ribu orang sehingga perlu kerja keras untuk meningkatkan kunjungan turis.

“Selain perlu meningkatkan promosi, Pemerintah diminta memperbaiki dan menambah objek wisata di Sumut. Selain wisman, semua pemangku kepentingan dinilai perlu memperhitungkan potensi wisatawan nusantara yang juga cukup besar,”katanya. [ant.sumut]

Kunjungan Wisatawan Turun, Pemerintah Diminta Benahi Infrastuktur



Jumlah kunjungan wisatawan Belanda ke Sumut selama 2013, yaitu sebanyak 5.694 kunjungan atau turun 13,81 persen dibanding 2012.

Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sumut, Solahuddin Nasution di Medan, Minggu, menyebutkan penurunan jumlah kunjungan wisatawan dari Belanda sudah terjadi beberapa tahun terakhir.

"Penurunan disayangkan karena wisatawan Belanda sejak dulu termasuk pemberi kontribusi terbesar jumlah wisatawan mancanegara ke Sumut, di luar Malaysia," katanya.

Menurut perkiraan, penurunan turis Belanda ke Sumut karena wisatawan negara (wisman) itu beralih ke Sumatera Barat dan Jawa dengan berbagai alasan termasuk infrastruktur jalan yang kurang mendukung.

Krisis global khususnya yang terjadi di Eropa juga menjadi pemicu turunnya kunjungan wisman asal Belanda itu.

Solahuddin menyebutkan untuk mengurangi penurunan dan meningkatkan kunjungan wisman ke Sumut, semua pemangku kepentingan harus bekerjasama mempromosikan dan menjaga objek wisata.

Asita juga meminta pemerintah meningkatkan infrastruktur dari dan ke kawasan wisata yang hingga kini masih tergolong kurang memadai.

Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Ateng Hartono mengakui kunjungan wisatawan dari Belanda, Malaysia dan Australia tahun 2013 mengalami penurunan dibanding 2012.

Secara persentase, penurunan terbesar berasal dari Belanda yaitu 13,81 persen disusul Australia 1,63 persen dan Malaysia 0,42 persen.

Penurunan kedatangan turis dari tiga negara itu membuat peningkatan kunjungan ke Sumut hanya 5,47 persen. Tahun 2013, kunjungan wisman ke Sumut sebanyak 228.425 orang dari 2012 yang masih 216.570 orang.

Pada tahun 2013, kunjungan terbanyak masih tetap dari Malaysia sebanyak 55,52 persen atau 126.827 orang.

Geopark Toba Segera Dibangun Di Samosir

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tahun ini akan membangun “Geopark Toba” di Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara, kata Bupati Samosir Mangindar Simbolon di Medan, baru-baru ini.

Menurut Bupati, Geopark Toba tersebut akan dibangun di kawasan Sibulatti, Kecamatan Sianjur Mula-mula yang berada di kaki bukit Pusuk Buhit.

Sebagai tahap awal, pihaknya akan membangun bagian etalase dengan dana sebesar Rp miliar yang disiapkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Pembangunan gedung Geopark Toba tersebut direncanakan bersifat multiyears atau dilakukan dalam beberapa tahun di lokasinya yang dulunya merupakan perkampungan warga batak.

Kemungkinan, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar akan mengajak perantau asal Sumut untuk berperan serta dalam pembangunan Geopark Toba tersebut.

Ia mengatakan, pihaknya berkeyakinan jika Geopark Toba tersebut akan menjadi salah satu daya tarik wisata bagi wisatawan domestik dan luar negeri.

Dengan bangunan yang berbasis geologi, Geopark Toba juga akan menjadi salah satu lokasi penelitian, terutama tentang peristiwa meletusnya Gunung Toba ribuan tahun lalu yang menjadi salah satu penyebab terbentuknya Danau Toba.

Di Geopark Toba tersebut, pihaknya akan menampilkan berbagai benda dan peninggalan tua bersejarah yang banyak terdapat di sekitar kawasan Danau Toba.

“Ketepatan, peningalan-peningalan bersejarah itu banyak terdapat di Samosir sehingga dipusatkan disana,” kata Bupati. (AntaraSumut) 


Kunjungi Alam Wisata Armaya dan nikmati sensasi berlibur dengan alam yang kami tawarkan. Alamat: Jl. Wisata Alam, Desa Sukarende, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang - Sumatra Utara.  Telp. 061-76874434. CP. 08126519178. Email:armayawisata@gmail.com. Lihat galeri wisata kami di sini.